Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat dana pihak ketiga (DPK) dalam valuta asing (valas) tumbuh melambat per Maret 2024 dibandingkan dengan pertumbuhan tahunan dua bulan sebelumnya. 

Pada Januari, DPK valas tumbuh 2,86% yoy. Lalu pada bulan berikutnya 2,88% yoy dan 0,64% yoy. “Tapi dengan pertumbuhan 0,64% pun, levelnya sekarang di Rp 85,28 triliun, level tertinggi dalam sejarah 20 tahun terakhir,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Jumat (3/5/2024).

Purbaya menambahkan bahwa hal yang terpenting adalah pertumbuhan DPK valas per Maret 2024 seiring dengan DPK rupiah yang naik 7,73% yoy. “Artinya tidak ada switch deposan dari rupiah ke dolar artinya masyarakat masih comfortable dengan keadaan ekonomi sekarang artinya confident mereka ke rupiah masih tinggi walaupun ada pelemahan sedikit,” katanya. 

Dia menjabarkan bahwa sebanyak 84,4% simpanan valas merupakan tabungan dengan tiering lebih dari Rp 5 miliar. “Jadi kemungkinan besar masih korporasi-korporasi besar yang mendominasi simpanan valas di perbankan kita,” katanya. 

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 7,44% atau sebesar Rp 8.601 triliun per Maret 2024. Giro menjadi kontributor pertumbuhan terbesar, yakni naik 9% yoy.

Mahendra menegaskan bahwa likuiditas terjaga pada level yang baik, di mana AL/NCD dan AL/DPK, masing-masing naik 121,05% dan 27,18%, jauh di atas threshold masing-masing.

Adapun rupiah terapresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah bank sentral AS (The Fed) dinilai pasar tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah dibuka menguat 0,74% di angka Rp16.060/US$ pada hari ini Jumat (3/5/2024). Posisi ini selaras dengan penutupan kemarin (2/5/2024) yang menguat sebesar 0,46%.

Sementara DXY pada pukul 08:51 WIB turun ke angka 105,22 atau melemah 0,07%. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan kemarin yang berada di angka 105,3.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Pertumbuhan DPK Bank Kecil Tertekan Bank Besar


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *