Jakarta, CNBC Indonesia – Angka kecelakan kendaraan yang kian tinggi memantik Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk mendorong asuransi third party liability (TPL) segera diwajibkan kepada seluruh kendaraan bermotor. 

Diketahui, pada tahun 2023 korban kecelakaan mencapai 148.000 kasus berdasarkan data Korp Lalu Lintas (Korlantas). Berdasarkan data AAUI, pada tahun 2023 pembayaran klaim kendaraan bermotor mencapai Rp7 triliun rupiah.

Oleh karena itu dibutuhkan third party liability insurance atau asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga yang merupakan suatu jenis asuransi yang memberikan pertanggungan risiko atas tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga.

Wakil Ketua Bidang Teknik 3 AAUI Wayan Pariama mengatakan, pihaknya tengah mengkaji potensi pembentukan konsorsium penyedia asuransi TPL wajib untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut.

“Anggota kami ada 72, kalau semua ikut, maka masyarakat bingung. Maka, ada pikiran apa kita bikin tiga kelompok konsorsium. Nah dengan adanya konsorsium minimal ada yang dikompetisikan,” ujar Wayan pada Konferensi Pers AAUI di Jakarta, Kamis, (16/5/2024).

Saat ini, hampir semua polis asuransi kendaraan yang jaminannya all risk, sudah menyediakan proteksi TPL. Akan tetapi, untuk asuransi total loss only, kebanyakan tidak meliputi TPL. Lalu, kebanyakan sepeda motor pun tidak dilindungi asuransi TPL.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menetapkan asuransi wajib. Hal ini tertuang dalam Road Map Perasuransian Indonesia 2023-2027.

Nantinya, asuransi wajib ini akan meliputi asuransi kendaraan umum hingga asuransi saat ada acara yang melibatkan orang banyak, seperti pertandingan sepak bola.

OJK juga akan mewajibkan asuransi kendaraan umum. Saat ini Jasaraharja hanya menyediakan perlindungan untuk pengendara dan penumpang, belum meliputi kendaraan dan pihak ketiganya.

Asuransi wajib nantinya dapat diluncurkan oleh satu perusahaan asuransi maupun konsorsium dari beberapa perusahaan.

Hal tersebut nantinya, kata Ogi, bukan hanya memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, tetapi juga meningkatkan penetrasi produk asuransi di Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]

(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *